5L – Tradisi Idul Fitri di Jawa:
- Libur
- Labur
- Luber
- Lebar
- Lebur
—
:: LIBUR
Orang Jawa biasanya akan menyempatkan atau mengatur waktunya agar menjelang dan beberapa hari saat Idul Fitri betul-betul bisa keluar dari rutinitas kerjanya dan melakukan aktifitas yang khas selama Idul Fitri tersebut
:: LABUR
Istilah ‘labur’ dulu saya kenal berhubungan dengan aktifitas melumuri dinding rumah atau pagar dengan larutan kapur. Secara luas istilah ini bisa dikembangkan menjadi mempercantik tempat tinggal dan lingkungan sekitarnya.
Orang Jawa akan dengan suka ria memperindah rumah dan sekelilingnya untuk menyambut Idul Fitri.
//untung ada Idul Fitri, setidaknya setahun sekali rumah dibagusin
:: LUBER
Menjelang dan saat Idul Fitri orang biasanya akan lebih mudah berbagi rizqi dengan orang lain. Kebahagiaan yang dipunyai akan dengan mudah diluberkan kepada sekelillingnya.
Yang paling mudah kelihatan adalah kebiasaan memberi uang untuk anak, saudara, keponakan ataupun berbagi makanan dengan tetangga.
:: LEBAR
Setelah menjalankan ibadah Ramadhan sebulan penuh, 1 Syawal biasanya akan disambut dengan perayaan yang cukup meriah. Mulai dari persaingan kembang api hingga yang perayaan yang sifatnya lebih spiritual dan hakikat.
:: LEBUR
Orang Jawa membiasakan diri untuk memperbaharui jalinan silaturahim saat Idul Fitri. Saling bermaafan melebur ganjalan rasa dan dosa sesama manusia menjadi menu utama dalam aktifitas ini, bahkan dengan orang yang mungkin hanya sempat ditemuinya setahun sekali.
.
(terinspirasi dari khutbah Jumat 1 Syawal 1431H)

Leave a comment
Comments feed for this article